TATA TERTIB SIDANG MUSYAWARAH MAHASISWA

HIMPUNAN MAHASISWA ILMU POLITIK UNIVERSITAS INDONESIA

2014

 

BAB I

KETENTUAN UMUM

 

Pasal 1

  1. HMIP merupakan satu-satunya organisasi kemahasiswaan di Departemen Ilmu Politik FISIP UI.
  2. Musyawarah Mahasiswa  Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, untuk selanjutnya disebut dengan MUSMA HMIP FISIP UI, merupakan suatu forum kekuasaan tertinggi yang dipegang oleh mahasiswa HMIP FISIP UI
  3. Sidang MUSMA HMIP FISIP UI, untuk selanjutnya disebut sidang Musma, merupakan sidang Perubahan dan pengesahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga di lingkungan Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia
  4. Peserta Musma adalah anggota HMIP FISIP UI yang hadir menjadi peserta sidang Musma
  5. Tim Perumus adalah tim yang memiliki tugas utama menyusun draft AD/ART HMIP FISIP UI
  6. Panitia Musma adalah panitia pelaksana Musma HMIP FISIP UI.
  7. PK adalah Peninjauan Kembali.
  8. Presidium Sidang adalah pemimpin jalannya sidang Musyawarah Mahasiswa.
  9. Peserta penuh adalah 50%+1 dari tiap angkatan yang menjadi peserta sidang Musma, yang didaftarkan oleh ketua angkatan kepada penyelenggara sidang Musma
  10. Peserta biasa adalah seluruh anggota HMIP FISIP UI yang bukan peserta penuh
  11. Hak Suara adalah hak untuk terlibat dalam pemungutan suara (voting)
  12. Hak bicara adalah hak untuk mengeluarkan pendapat di dalam sidang Musma.
  13. Hak Interupsi adalah hak untuk memotong pembicaraan di tengah jalannya sidang Musma.
  14. Kuorum adalah jumlah minimum kehadiran anggota sidang untuk memulai sidang.
  15. Forum adalah seluruh peserta yang hadir saat sidang Musma.

 

BAB II

NAMA WAKTU DAN TEMPAT

Pasal 2

Nama Kegiatan ini adalah sidang Musma.

Pasal 3

Sidang Musma diselenggarakan pada waktu yang telah ditentukan oleh penyelenggara Musma

Pasal 4

Sidang Musma dilaksanakan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia

BAB III

TUJUAN SIDANG MUSMA

Pasal 5

Membahas dan mengesahkan Draft AD/ART HMIP FISIP UI

BAB IV

SIDANG MUSMA

Pasal 6

Sidang Musma dilaksanakan dengan mekanisme sidang pleno.

Pasal 7

Agenda sidang Musma adalah:

  1. Merumuskan dan mengesahkan tata tertib sidang Musma
  2. Membahas hasil rancangan AD/ART HMIP FISIP UI yang dirumuskan oleh tim perumus.
  3. Mengesahkan hasil sidang Musma

 

BAB V

PESERTA

BAGIAN PERTAMA

Pembagian Peserta

Pasal 8

Peserta sidang Musma terdiri dari:

  1. Peserta Penuh
  2. Peserta Biasa

BAGIAN KEDUA

Hak dan Kewajiban

Pasal 9

(1). Peserta Penuh memiliki hak sebagai berikut:

  1. Hak suara
  2. Hak mengeluarkan pendapat baik lisan maupun tulisan
  3. Hak dipilih dan memilih
  4. Hak Interupsi

(2). Peserta Penuh memiliki kewajiban sebagai berikut:

  1. Mengikuti rangkaian sidang Musma.
  2. Meminta izin kepada presidium sidang untuk berbicara.
  3. Meminta izin kepada panitia jika tidak menghadiri sidang Musma.
  4. Meminta izin kepada presidium sidang jika akan meninggalkan ruangan.
  5. Menjaga ketertiban, kesopanan, dan kelancaran sidang Musma.
  6. Menaati tata tertib sidang Musma

Pasal 10

(1). Peserta biasa memiliki hak sebagai berikut:

  1. Hak mengeluarkan pendapat baik lisan maupun tulisan.
  2. Hak interupsi

(2). Peserta biasa memiliki kewajiban sebagai berikut:

  1. Mengikuti rangkaian sidang Musma.
  2. Meminta izin kepada presidium sidang untuk berbicara.
  3. Meminta izin kepada panitia jika tidak menghadiri sidang Musma.
  4. Meminta izin kepada presidium sidang jika akan meninggalkan ruangan.
  5. Menjaga ketertiban, kesopanan, dan kelancaran sidang Musma.
  6. Menaati tata tertib sidang Musma

 

BAB VI

PRESIDIUM SIDANG

Pasal 11

Presidium sidang terdiri dari:

  1. Presidium sidang sementara
  2. Presidium sidang tetap

Pasal 12

Mekanisme pemilihan presidium sidang tetap:

(1). Pemilihan presidium sidang tetap dipilih setelah tata tertib sidang Musma disetujui

(2). Presidium sidang tetap dipilih secara representatif melalui kesepakatan tiap-tiap angkatan peserta penuh sidang Musma

Pasal 13

(1). Jika pimpinan presidium sidang tetap berhalangan hadir, maka pimpinan presidium diambil alih oleh presidium sidang tetap lainnya

(2). Jika salah satu presidium sidang tetap berhalangan hadir, maka dapat digantikan oleh salah satu peserta penuh dengan kesepakatan angkatan yang presidiumnya tidak hadir dalam sidang

Pasal 14

Tugas dan wewenang pimpinan sidang Musma adalah sebagai berikut:

  1. Membuka dan menutup sidang Musma
  2. Memimpin dan mengarahkan sidang Musma
  3. Menjaga ketertiban, kesopanan, dan kelancaran sidang Musma
  4. Memperingatkan peserta penuh, dan peserta biasa, yang melanggar tata tertib sidang Musma.
  5. Mengeluarkan peserta penuh dan peserta biasa, yang melanggar tata tertib sidang Musma.
  6. Memanggil kembali peserta penuh, dan peserta biasa, yang dikeluarkan dari sidang untuk keperluan tertentu dengan persetujuan forum
  7. Menunda sidang atas persetujuan forum
  8. Memastikan notulensi berjalan sesuai dengan jalannya sidang
  9. Mengesahkan hasil sidang Musma
  10. Menentukan peran di dalam internal presidium tetap sidang Musma
  11. Mengizinkan peserta sidang Musma untuk berbicara

 

BAB VII

Tim Perumus

 

Pasal 15

Tim Perumus memiliki hak sebagai berikut:

  1. Memberi masukan terhadap perumusan Draft tata tertib Musma HMIP FISIP UI dan Draft AD/ART HMIP FISIP UI

Pasal 16

Tim Perumus memiliki kewajiban sebagai berikut:

  1. Menaati AD/ART HMIP FISIP UI, ketetapan dan keputusan Tatib, dan peraturan yang berlaku di lingkungan HMIP FISIP UI
  2. Mewakili angkatannya dalam perumusan Draft tata tertib Musma HMIP FISIP UI dan Draft AD/ART HMIP FISIP UI
  3. Menghadiri Sidang Musma HMIP FISIP UI

 

BAB VIII

MEKANISME SIDANG

 

Pasal 17

(1). Penundaan sidang dilakukan melalui mekanisme Skorsing.

(2). Peserta penuh, dan peserta biasa selama skorsing dapat berada di dalam ruangan atau diluar ruangan sidang dalam waktu yang ditentukan

Pasal 18

(1). Sidang dapat dimulai dengan kehadiran minimal 30% dari jumlah total peserta penuh Sidang Musma.

(2). jika kuorum tidak tercapai maka sidang diskors sebanyak-banyaknya dua kali

(3). jika kuorum tetap tidak tercapai, maka sidang diskors sesuai dengan kesepakatan forum

(4). Jika kuorum tetap tidak tercapai setelah waktu yang telah disepakati forum, maka sidang dapat dimulai

Pasal 19

(1). PK untuk tiap pasal maksimal hanya berlaku satu kali

(2). PK dapat diusulkan peserta penuh maupun peserta biasa secara lisan dan atau tertulis kepada pimpinan sidang

(3). Adapun persyaratan untuk mengajukan PK, sekurang-kurangnya memenuhi salah satu syarat berikut ini:

  1. Terdapat pengetahuan baru yang berhubungan dengan isi pasal yang akan ditinjau kembali
  2. Terdapat kontradiksi dengan pasal-pasal yang sebelumnya telah disahkan
  3. Terdapat multiinterpretasi

 

BAB IX

HASIL SIDANG MUSMA

Pasal 20

Hasil sidang Musma terdiri dari:

  1. Tata Tertib Sidang Musma
  2. AD/ART HMIP FISIP UI

Pasal 21

Mekanisme pengambilan putusan sidang Musma:

  1. Semua putusan sidang Musma diambil secara musyawarah untuk mufakat
  2. Bila pengambilan putusan secara musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, maka sidang diskors maksimal sebanyak tiga kali untuk mengadakan lobi.
  3. Setelah melalui tiga kali skors belum tercapai kesepakatan, maka diadakan pemungutan suara
  4. Pemungutan suara hanya dapat dilakukan apabila dihadiri minimal 30% dari jumlah total peserta penuh Sidang Musma.
  5. Putusan yang sah harus disepakati minimal 2/3 suara peserta penuh sidang Musma yang hadir pada saat pemungutan suara
  6. Bila poin (e) tidak terpenuhi, maka pemungutan suara diulang sebanyak 1 termin sebelum dilakukan pemungutan suara berdasarkan suara terbanyak

Pasal 22

Semua hasil sidang Musma dianggap sah bila ditandatangani oleh presidium sidang Musma

 

BAB X

PELANGGARAN DAN SANKSI

Pasal 23

(1). Sanksi berlaku untuk seluruh peserta sidang Musma

(2). Pelanggaran terdiri dari pelanggaran ringan dan berat

(3). Pelanggaran ringan adalah

  1. Tidak meminta izin kepada presidium sidang untuk berbicara
  2. Tidak meminta izin kepada presidium sidang jika akan meninggalkan ruangan
  3. Tidak menjaga ketertiban, kesopanan, dan kelancaran sidang pleno

(4). Pelanggaran berat adalah:

  1. Merusak properti
  2. Merokok di dalam ruang sidang
  3. Mengancam keselamatan jiwa peserta lainnya
  4. Menyinggung suku, agama, ras, dan antargolongan
  5. Melakukan pelanggaran ringan sebanyak tiga kali

Pasal 24

(1). Sanksi untuk pelanggaran ringan adalah peringatan dalam bentuk lisan atau tulisan dari presidium sidang

(2). Sanksi untuk pelanggaran berat adalah dikeluarkan langsung dari sidang dan pelanggar tidak diperkenankan untuk mengikuti sidang Musma serta dicabut statusnya sebagai peserta penuh sampai dia dipanggil kembali oleh forum

 

BAB XI

PENUTUP

Pasal 25

Tata tertib ini berlaku sejak ditetapkan

 

Ditetapkan di Depok, 14 November 2014

Pukul 19:28 WIB

Presidium I                                            Presidium II                                     Presidium III

Helmi Alan Maghribi                         Piebo Dimas Perdana                   Qaedi Aqsa            

(NPM 1306460923)                                  (NPM 1106058370)                              (NPM 1206205591)

 

Presidium Musma HMIP FISIP UI

  • Angkatan 2014 : Equanjana Fatah
  • Angkatan 2013 : Vita Rachim Yudhani
  • Angkatan 2012 : Chandra Linsa Hikmawati
  • Angkatan 2011 : Riza Imaduddin Abdali